Tahukah Kamu: Katak Terkecil di Dunia

Katak Terkecil di Dunia

pernah melihat katak terkecil dengan ukuran tiga perempat inci? Kecil sekali ya. Lebih kecil dari kuku jari kita. Katak langka ini diberi nama Spray Toad atau Kihansi Toad karena katak kerdil ini berasal dari air terjun Kihansi dan Mhalala di Tanzania Selatan.

Katak itu hidup di satu lingkungan yang diciptakan oleh percikan air yang merembes dari atas bendungan. Katak yang memiliki nama ilmiah Nectophrynoides asperginis ini ditemukan pada 1996.

Pemerintah Tanzania memutuskan mengirim katak ini ke Amerika Serikat enam tahun lalu, ketika Ngarai Kihansi dilanda masalah lingkungan hidup dan ekologi–yang membuat populasi katak itu merosot tajam dari 21 ribu ekor pada 2002 menjadi 50 pada 2003.

Sebagaimana dikutip harian Daily News, Direktur Kementerian Margasatwa di Departemen Pariwisata Tanzania Erasmus Tarimo mengatakan katak-katak langka itu akan dikembalikan ke habitat aslinya di Tanzania pada Agustus ini.

Sementara itu, pada 30 Agustus 1996, di Nanga Belabi, Pontianak, tim peneliti World Wide Fun for Nature (WWF) Indonesia menemukan katak kerdil. Di mana katak dewasa dari famili Bufonidae ini sekitar 1 sentimeter, dan diberi nama Pelophryne sp2.

Hal itu dikemukakan Dr. Herwasono Soedjito M.Sc., pimpinan proyek penelitian TNBK yang juga Forest & Human Ecologist LIPI di Pontianak. Penelitian terbaru juga menunjukkan dari 250 spesies katak yang ada di dunia, sepertiganya hanya ada di Indonesia.

Herpetolog dari ITB Djoko Tjahyono Iskandar mencontohkan beberapa spesies katak yang ada di Indonesia. Misalnya jenis Limnonectes blythi yang merupakan katak terbesar di Indonesia dan terbesar kedua di dunia. Katak ini berasal dari Sumatera dengan ukuran 30 sentimeter. Termasuk juga dua dari tiga spesies katak terkecil di dunia ada di Indonesia.

Spesies katak lainnya adalah katak merah atau Leptophryne cruentata yang ada di Gunung Gede Pangrango. Selain itu, satu-satunya katak yang tidak berparu-paru, Barbourula kalimantanensis, ditemukan tahun 1978 di Kalimantan. Katak ini secara resmi tidak dilindungi oleh pemerintah, tapi disimpan di cagar alam di Kalimantan.

Dalam diskusi Forum Konservasi Satwa Liar Indonesia (Foksi) di Kebun Binatang Bandung, Jumat (27-2), Djoko yang sudah meneliti katak selama 30 tahun ini mengatakan dalam setiap ekspedisi yang dilakukannya selalu ditemukan data spesies katak baru.

Setiap daerah memiliki jenis spesies yang berbeda-beda dengan jumlah yang juga berbeda. Di Indonesia, Sumatera memiliki jumlah spesies katak terbanyak, yaitu 100 lebih spesies. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih besar dibandingkan spesies katak di Eropa yang hanya memiliki 50 spesies katak.

Sumber: http://www.lipi.go.id/
Peace All :):)[From Tahukah Kamu: Katak Terkecil di Dunia]

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: